Penulis : Rahmad
Fitriyanto
Mazhab
Khawarij muncul bersama dengan mazhab syi’ah pada masa pemerintahan Khilafah
‘Ali Ibnu Thalib. Pada awalnya, pengikut kedua mazhab tersebut adalah para
pendukung ‘Ali, mekipun mazhab Khawarij muncul lebih dahulu daripada mazhab
Syi’ah.
Menurut catatan sejarah, ketika
pasukan Mua’wiyah terdesak dalam perisyiwa perang Shiffien yang terjadi
antara pengikut ‘Ali dengan pengikut Muawiyah, Muawiyah merencanakan untuk
mundur. Niat tersebut dibatalkan karena ada ide untuk mengdakan tahkim. Tentara
muawiyah mengangkat mushaf al-Qur’an diatas kepala mereka agar bertahkim dengan
al-Qur’an. Melihat kenyataan tersebut ‘Ali tetap bermaksud melanjutkan
peperangan. Namun ada sekolompok orang dari pasukan ‘Ali menuntut agar ‘Ali
bersedia menerima usulan tahkim dengan terpaksa ‘Ali menyetujui usulan
tersebut.