Penulis : Rahmad
Fitriyanto
1.‘Alam
Tauhid Dari Zaman Nabi Adam Hingga Nabi Nuh A.S
Adam mengajarkan tauhid yang khalis murni kepada anak
cucunya. Merekapun tunduk kepada ajaran adam yang meng-esakan ALLAH SWT.
Setelah adam wafat, banyak lagi nabi-nabi yang
dibangkitkan ganti berganti, untuk menuntun dan memimpin umat. Karena fitrah
manusia yang suka dipimpin dan diatur, jika pemimpinnya sudah tidak ada lagi
atau wafat, maka kehilangan pemimpin itu mengakibatkan
penyimpangan-penyimpangan dari jalan yang lurus dari ajarn semula, menjadi keadaan
yang kacau balau. Semenjak adam wafat semuanya kocar-kacir tidak berketentua,
untuk mengatasi itu Allah mengutus pula seorang nabi yang akan mengatur dan
memimpin umat manusia. Dan yang diutus ialah nabi nuh.
Dialah sebagai bapak atau nenek moyang yang kedua. Dialah
pemimpin dan pengatur manusia setelah kehidupannya porak poranda setelah
sepeninggalnya nabi adam.
Sebelum nabi nuh ini ada pula nabi-nabi yang tugasnya
sama yaitu meneruskan ajaran nabi adam a.s.
Setelah nabi nuh wafat ummat kehilangan pemimpin pula dan
kacaulah kembali sehingga